Indonesia Tak Batalkan Beli Sukhoi Meskipun Terancam Sanksi AS

BERBAGI
Kesepakatan antara Moskow dan Jakarta untuk pembelian jet tempur buatan Rusia dikuatirkan dapat menyenggol saksi Amerika’s Adversaries Through Sanctions Act (CAATSA), meskipun ada upaya untuk mendapatkan pengecualian untuk Indonesia.

Indonesia sendiri tidak akan membatalkan kesepakatan dengan Rusia untuk pengiriman Su-35 terlepas dari kemungkinan terkena sanksi AS, Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu, mengatakan dalam sebuah pernyataan resmi di sela-sela Pertemuan Para Menteri Pertahanan ASEAN (ADMM).

Ryacudu menambahkan bahwa kementerian saat ini sedang mengerjakan perincian tentang prosedur pembayaran dengan Kementerian Keuangan dan Perdagangan, sementara semua masalah lainnya telah diselesaikan.

Rusia dan Indonesia telah menyetujui penjualan 11 pesawat Sukhoi, dengan kontrak senilai $1,154 miliar.
Namun, kesepakatan itu bisa berdampak sanksi CAATSA, yang dapat menyebabkan Washington menjatuhkan sanksi pada Jakarta sebagai hasilnya.
Loading...

Menteri Pertahanan AS James Mattis meminta para anggota kongres pada bulan Agustus untuk memberikan pengabaian kepada India, Indonesia dan Vietnam yang memungkinkan mereka untuk membuat kesepakatan dengan Rusia tanpa ancaman dikenakan sanksi Amerika.

Sejauh ini Washington belum memberikan jaminan bahwa negara-negara ini tidak akan menghadapi sanksi. (*)

Tonton Melalui Android Klik Di Sini
Loading...
loading...