Oknum Petugas Kesehatan Bandara Soetta Lakukan Pelecehan Seksual Dan Penipuan Rapid Test

Oknum Petugas Kesehatan Bandara Soetta Lakukan Pelecehan Seksual Dan Penipuan Rapid Test
Jakarta – Polisi menetapkan seorang petugas kesehatan, EFY, karena diduga melakukan pelecehan dan penipuan rapid test terhadap korban, LHI, di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta).

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus di Polda Metro Jaya, Jakarta Pusat mengatakan pelaku selaku petugas kesehatan tersebut hingga kini menghilang, Polisi hingga saat ini belum mengetahui keberadaan tersangka. EFY disangka pasal 378 KUHP terkait kasus penipua.

“Untuk kasus yang pelecehannya masih kita selidiki,” ujar Yusri.

Lebih lanjut, Yusri menyebutkan bahwa penyidik Polres Metro Bandara Soekarno-Hatta akan mengecek CCTV hingga memeriksa saksi-saksi untuk mendalami kasus tersebut.

Selain itu Yusri mengatakan, PT Kimia Farma sudah membebastugaskan tersangka. Tersangka tak lagi bekerja sebagai petugas rapid tes di Bandara Soetta. Korban LHI (23), mengaku menjadi korban pelecehan seksual yang dilakukan dokter, EFY, saat menjalani rapid test di terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten.

“Sudah bergerak tim mengecek di mana tempat kediamannya, (ke) posnya, sudah, (tapi) tidak ada. Tetapi data lengkapnya (pelaku) sudah kita dapati ini,” lanjutnya.

Korban menyampaikan peristiwa itu melalui akun Twitter pribadinya @listongs. Dia mengaku mendapat hasil reaktif setelah dilakukan rapid test oleh dokter tersebut.

Dokter itu kemudian menawarkan Korban mengganti hasil rapid test tersebut menjadi non-reaktif. Korban setuju namun berujung diperas Rp1, 4 juta. Kemudian dia juga mengalami pelecehan seksual.