Polisi Tangkap 3 Admin ‘STM Se-Jabodetabek’ Terkait Demo Anarkis

5
Polisi Tangkap 3 Admin 'STM Se-Jabodetabek' Terkait Demo Anarkis
Jakarta – Direktorat Kriminal Khusus Polda Metro Jaya menangkap tiga orang yang diduga admin grup STM Se-Jabodetabek di media sosial yang melakukan provikasi aksi kerusuhan dalam demonstrasi.

“Pertama mengamankan dua orang, khususnya yang (mengajak pelajar) STM ya. 2 orang ini karena ditemukan dalam grup Facebook bernama ‘STM Se-Jabodetabek‘ dengan followers-nya sekitar 20 ribu member,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus saat dihubungi wartawan, Senin (19/10/2020).

Selain mengamankan dua orang tersebut, polisi juga turut mengamankan satu orang yang berperan sebagai provokator bagi para kelompok anarko. Ia adalah SN (17), diamankan di daerah Cibinong, Bogor, Jawa Barat.

“Konten medsosnya ini melanggar UU ITE di akun IG. Dia admin di akun IG @panjang.umur.perlawanan akunnya. Dia memprovokasi, menghasut, ujaran kebencian dan berita bohong di medsos untuk mengundang para anarko-anarko untuk melakukan kerusuhan, selain tanggal 8 Oktober dan 13 Oktober, besok dia juga mengajak lagi sudah bikin lagi,” beber Yusri.

Mereka adalah MLAI, 16 tahun, yang ditangkap di kawasan Klender, Jakarta Timur, murid SMK di Jakarta dan WH, 16 tahun, yang ditangkap di Cipinang, Jakarta Timur. Sedangkan SN, 17 tahun, adalah pemilik akun @panjang.umur.perlawanan di Instagram yang diciduk di rumahnya di kawasan Cibinong, Bogor.

Mereka bertiga diduga menyebarkan hasutan dan provokasi untuk melakukan kerusuhan dalam demonstrasi mahasiswa dan buruh pada 8 dan 13 Oktober 2020. Polisi membidik mereka melanggar UU Informasi dan Transaksi Elektronik.

“Mereka memprovokasi, ujaran kebencian, berita bohong, dan memposting undangan untuk anak-anak STM se-Jabodetabek hadir dalam demonstrasi,” kata Yusri.

Kini ketiga admin group facebook tersebut telah diamankan di Polda Metro Jaya. Penyidik masih terus mendalami keterangan para tersangka dan menggali kemungkinan adanya tersangka lain.***

BACA JUGA:  Batalyon 33 Grup 3 Kopassus Turun Barak Bersama FWJ