BPJS Kesehatan Pekerja Penerima Upah di Registrasi Ulang, Begini Caranya

27
BPJS Kesehatan Pekerja
JAKARTA – BPJS Kesehatan meminta sebagian peserta JKN-KIS dari segmen Pekerja Penerima Upah Penyelenggara Negara (PPU PN) dan Bukan Pekerja (BP) melakukan registrasi ulang mulai hari ini, Minggu 1 Nopember 2020.

Hal itu dalam rangka menindaklanjuti rekomendasi KPK, hasil audit BPKP, dan hasil rapat bersama kementerian/lembaga. BPJS Kesehatan memberikan kesempatan kepada masyarakat melakukan pembaruan data apabila pada kartu KIS belum terisi data Nomor Induk Kependudukan (NIK), atau sudah terisi namun belum sesuai dengan KTP atau belum terdaftar di Dukcapil Kemendagri.

Kepala Humas BPJS Kesehatan M. Iqbal Anas Ma’ruf menjelaskan registrasi ulang itu diperlukan karena sebagian data peserta belum dilengkapi dengan NIK. Dia menjelaskan, apabila peserta BPJS Kesehatan tidak melakukan registrasi ulang, maka kartunya akan dinonaktifkan sementara. “Kartunya sementara belum bisa digunakan. Harus di-update KK/KTP,” kata Iqbal.

Sebelum melakukan registrasi ulang, peserta JKN-KIS dapat mengecek status kepesertaannya melalui:

Aplikasi Mobile JKN

Layanan informasi Whatsapp (CHIKA) di nomor 08118750400. BPJS Kesehatan Care Center 1500 400. Petugas BPJS SATU! yang ada di rumah sakit

Aplikasi JAGA KPK.

Jika pada saat dicek status kepesertaannya muncul notifikasi registrasi ulang, maka peserta harus melakukan pembaruan data NIK.

Adapun, cara registrasi ulang antara lain menghubungi:

Kantor cabang melalui layanan administrasi dengan WA (Pandawa) dengan menu pengaktifan kembali kartu. Petugas BPJS SATU! di RS BPJS Kesehatan Care Center 1500 400.

Iqbal mengatakan peserta BPJS hanya perlu menyiapkan foto KTP/KK dan kartu peserta (KIS).

Peserta BOJS Kesehatan/KIS yang perlu registrasi ulang merupakan peserta dari segmen Pekerja Penerima Upah Penyelenggara Negara (PPU PN) dan Bukan Pekerja (BP).

Mulai Hari Ini Minggu 1 November 2020 Peserta BPJS Kesehatan Wajib Registrasi Ulang, Begini Caranya Peserta BPJS Kesehatan untuk segmen tertentu wajib melakukan registrasi ulang.

BPJS Kesehatan memberikan kesempatan kepada masyarakat melakukan pembaruan data apabila pada kartu KIS belum terisi data Nomor Induk Kependudukan (NIK), atau sudah terisi namun belum sesuai dengan KTP atau belum terdaftar di Dukcapil Kemendagri.**”